🕯 Lampu Malam | 21 Juni 2025

“Bom Waktu”

Hari ini, aku menulis tentang hal yang sudah lama berdetak dalam diam.
Bukan soal kejadian besar, tapi tentang cara aku menyimpan rasa.

Tentang kenapa aku kelihatan tenang, tapi sebenernya gak selalu setenang itu.
Tentang marah yang gak diucap, kecewa yang ditelan, dan rasa yang gak sempat diberi nama.

Aku sadar, selama ini aku lebih sering nahan.
Bukan karena kuat, tapi karena takut—takut semua jadi makin rusak kalau aku jujur.
Tapi ternyata, yang ditahan terus-terusan juga gak pernah hilang.
Dia cuma berubah bentuk… jadi bom waktu.

Hari ini aku belajar lagi satu hal kecil:
kadang kita bukan butuh pelampiasan,
tapi butuh saluran yang tepat.

Emosi itu bukan musuh.
Dia cuma pesan—dan kita yang harus bijak nerjemahin.

Aku nulis tentang itu semua, dan kuposting di Medium.
Semoga gak cuma jadi tulisan, tapi jadi titik terang buat yang ngerasa sama.

Comments

Popular posts from this blog

🕯️ Lampu Malam | 23 Juni 2025

🕯 Lampu Malam | 18 Juni 2025